Yeyen's posts with tag: renungan
 | Amin... | Jul 21, '08 10:33 PM for everyone |
Bila Tuhan cepat mengabulkan doamu, maka Dia menyayangimu.. Bila Dia lambat mengabulkan doamu, maka Dia ingin mengujimu..
Bila Dia tidak mengabulkan doamu, maka Dia merancang sesuatu yg lebih baik untukmu..
 Oleh karena itu, senantiasalah bersangka baik kepada Allah dalam keadaan apapun juga..
Permohonan maaf adalah kondisi yang perlu dilakukan bila kita merasa telah merugikan, menyakiti, ataupun melukai orang lain.
Sebaliknya, memaafkan adalah kondisi yang perlu dilakukan pada saat kita telah tersakiti, dirugikan, ataupun terluka. Memaafkan biasanya dirasakan lebih sulit dilakukan, dibandingkan permohonan maaf.Bekas luka akan selalu ada, bayangan peristiwa yang telah terjadi akan terus ada di kepala. Tetapi bila kita bisa memaafkan secara tuntas, bekas luka dan bayangan peristiwa tersebut merupakan sesuatu yang tidak menyakitkan lagi dan tidak menggaggu sikap, perilaku, serta kehidupan kita secara keseluruhan..- Pain, Love, Peace & Happiness halaman 223 -
Cinta di sekitarmu.. Dia membuntuti dan mengincarmu Di setiap tarikan napasmu Dia selalu ingin memenuhun jiwamu Menyenangkanmu selalu Tak peduli apakah kau sedang sakit atau sehat Sedang jatuh atau berdiri tegar Dia hanya ingin kau rasakan Segala kelimpahan dan kebaikannya Hanya... Ketika kau beranikan niatmu Ketika kau relakan perihmu Ketika kau buka pintumu Ketika kau tanggalkan egomu Ketika kau lepaskan berhalamu Ketika kau basuh nuranimu [Pain, Love, Peace, Happiness by Nowan]
 | ... | Jun 12, '08 7:10 PM for everyone |
" Terlukalah karena cinta, maka cinta jugalah yang akan memberimu kesembuhan, bahkan lebih dari itu, Cinta akan menunjukkan rahasia keajaibannya "
Mereka yang tidak menyukainya, menyebutnya tanggung jawab Mereka yang hanya ingin bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian Mereka yang mencintainya, menyebutnya takdir Allah mengetahui yang terbaik, Dia akan memberi ujian untuk menguji kita Kadang cinta melukai hati supaya hikmahnya bisa tertanam dalam Jika kita kehilangan cinta maka pasti ada alasan di baliknya Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti namun kita tetap harus percaya Bahwa Ia mengambil sesuatu, maka Ia akan memberi yang lebih baik Mengapa menunggu ? Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu Jika ingin berlari, belajarlah berjalan dahulu Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu Pada akhirnya lebih baik menunggu orang yang kita inginkan ketimbang memilih apa yang ada Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada Tetapi lebih baik menunggu orang yang tepat, karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius  Bunga tidak mekar dalam waktu semalam Kota Roma tidak dibangun dalam waktu sehari Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan Kebanyakan hal yang indah dalam kehidupan memerlukan waktu yang lama dan penantian tidaklah sia-sia Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal : iman, keberanian, pengharapan Penantian menjanjikan satu hal yang tak dapat dibayangkan oleh seorang pun Pada akhirnya Allah dengan segala hikmatnya, meminta kita menunggu karena alasan yang penting ..sebuah copy paste.. dedicated to somebody, in front of me .. hehe..
Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, itulah kesempatan.
Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan. Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itu pun adalah kesempatan. Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.
Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan. Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu dan tetap memilih untuk mencintainya, itulah pilihan. Perasaan cinta, simpatik, tertarik, datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan.
Berbicara tentang pasangan jiwa, Ada suatu kutipan dari film yang Mungkin sangat tepat : "Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil".
Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak.
Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, adalah pilihan yang harus kita lakukan. Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai tetapi untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.
-- sekedar sharing gag penting, sebuah copy paste di siang bolong --
saya peluk kamu dengan kehangatan yang tidak pernah kamu temukan sebelumnya lama... dan seakan.. gak pernah mau kamu lepaskan rasakan detak jantungku terasa hangat kan? badanmu hangat andai ku bisa menghangatkan lebih lama akan kupeluk selamanya jangan lepaskan dulu aku mau pejamkan mataku dan besok pagi bangunkan aku dengan lagu itu dan secangkir teh hangat untuk teman kita bercerita

benarkah ketertarikan itu cinta
ataukah ia hanya nafsu semata pantaskah kau bilang itu cinta yang hanya baru sebatas mata cinta itu agung karena ia anugrah dari yang Maha Pelindung sungguh cinta itu tak kan terbendung ia menuju cahaya langit yang tinggi membumbung jangan mengatakan cinta jika tak mau memberi jangan pernah mengungkap cinta jika tak ada keikhlasan sejati jangan anggap itu cinta jika hanya meminta yang selalu mengiringi sungguh cinta itu berdaya fitrah hakiki karena ia dari Ilahi pantaskah kita bilang cinta jika tak ada amal yang nyata
Gilingan nih si Dedot.. Malem2 disuruh buat puisi.. Minta nya spesifik pula.. Rayuan gombal.. Weekkkk... **noyor** Ini bukan rayuan gombal.. Tapi curhat gombal.. Teuing lah apa pula namanya..
Maab yo Ded, gue udah mati gaya gak tau mo nulis apa.. Ni gue copy paste dari tulisan gue waktu lagi di atas awan : http://yenceu.multiply.com/journal/item/366 .Tulisan ini original Yenceu.. Waktu itu nulisnya pake hati.. Hehe.. Prikitiiwwww....Trus yang ngelanjutin sapa yah... Hmm.. Gue kasih Deddy lageeee... Criinkksss... Sukurin loe.. Weeeeqqqq.... [1] Wahai energi yang sedang kulihat.. Sejauh aku memandangmu, hanya partikel-partikel kecil yang bersinar, menari-nari di depan mata sayuku.
Indah sekali kau bertaburan, menyebar, namun kau tetap berada tersenyum manis kepadaku. Menyapaku, "Hi manis, U''ll get your luck in 2008". Dan "Amiinn..", bisikku sambil tetap beristighfar pelan memegang tasbih merahku. Bibir ini pelan namun pasti, berucap syukur atas indah dan kasih yang telah diberikanNya kepadaku. Kesehatan, kebahagiaan, rezeki dan segala hal baik yang senantiasa mengelilingiku, di setiap hari-hariku, bahkan di masing-masing detak jantungku. Sungguh kubersyukur atas bahagia dan cintaNya yang selalu kurasakan dalam hatiku. [2] Wahai energi yang sedang menari-nari menyapaku, katakan kepadanya sungguh aku merindukannya. Kau sungguh berarti di setiap hari-hariku, bagaikan tukang pos yang siap selalu 24 jam mengantarkan dan menyampaikan kasih kami, bolak balik tanpa kenal lelah. Di waktu tidurku, kau bangunkan aku dengan pesan berbentuk zat tak bernyawa dan tak berwarna, menyampaikan sayangnya kepadaku.. Saat ini di ketinggian puluhan ribu kaki dari tempat manusia berpijak, hanya ada kau wahai energi yang selalu mengintip menggodaku. Sudahkah kau sampaikan pesanku barusan? Aku diam bukan berarti aku tak peduli.
Aku tak menyapa bukan berarti aku lelah. Aku tetap hidup, dan aku tidak kelu. Fisikku sedang belajar untuk tidak meledak layaknya kembang api yang semalam aku lihat memecah tahun. Namun batinku setiap saat bahkan setiap detik selalu meledak rindu dan sabar menanti hadirmu. Wahai energi yang baru saja mengetuk ragaku. Atas izinNya dan hanya kuasaNya lah pesanku dan pesannya tersampaikan. Di setiap tahajudku, dan di setiap doaku, mohonku selalu kupanjatkan. Kumerunduk pelan, kupasrahkan, dan kuikhlaskan. Allah SWT Maha Kuasa dan Dia Maha Tahu apa yang tidak kami ketahui..
Btw ini mah gak gombal yak.. hihihiiii... prikitiiiwwwwwww...
Ketika aku disakiti Aku belajar untuk menjadi kuat Ketika aku disepelekan Aku belajar untuk lebih membangun kepercayaan diriku Ketika aku dibohongi Aku belajar untuk dapat memaafkan Ketika aku dikecewakan Aku belajar untuk menguji ketulusan dan keikhlasanku Ketika aku ditinggalkan Aku belajar untuk mengerti bahwa tak ada yang kekal di dunia Ketika semuanya terasa buruk Aku belajar untuk selalu mempunyai harapan Ketika semuanya terasa salah Aku belajar untuk mencari kebenaran yang sejati Ketika seolah-olah tak ada yang peduli Aku belajar lebih meyakini bahwa semua yang ada di dalam hidup ini pada akhirnya hanyalah antara aku dengan Sang Cinta - Sang Pencipta, bahwa Dia yang selalu ada untukku
:: Pain, Love, Peace & Happiness hal.81 ::
 | Tulus.. | Apr 14, '08 10:28 AM for everyone |
" Cinta adalah pilihan, cintailah seseorang karena engkau memang memilih untuk mencintainya, jadikan itu kepuasan batinmu untuk mencintainya apa adanya, perubahan apa pun yang akan terjadi padanya, bila engkau tetap mencintai, itulah cinta yang sesungguhnya.. "
** serius mode on **
 | Legowo | Mar 31, '08 10:11 PM for everyone |
..Aware.. ..Acknowledge.. ..Allow.. ..Accept..
..Accchhh....[deep breath & release]- special to Reza : thanx for the advise -
..adalah hati-ku sendiri yang menilai.. 
Saya sering bertanya dalam hati, apakah saya sudah mem-bahagia-kan orang lain ? Atau apakah orang lain sudah bahagia karena diri saya ? Tapi jarang saya bertanya, apakah saya sudah bahagia ? Lalu apa definisi bahagia itu sendiri ? At least buat diri saya sendiri.. *mikir [sok] serius Hmm, perbincangan di radio tadi pagi ternyata kok passss banget dengan yang sedang saya pikirkan. Saya bisa bahagia karena orang lain bahagia.. Saya bisa bahagia karena telah membuat orang lain bahagia.. Saya hanya sedikit berkomentar : Ukuran bahagia adalah kita sendiri yang menentukan. Hati kita yang menilai.. Just touch your heart.. Just feel it, indeed deeply.. Grin & smile.. Kadang banyak di antara kita mengganggap bahagia itu kalau kita bisa memiliki sesuatu atau seseorang. Ah, tidak kataku.. *catat*Sekarang anggap saja kita lihat roda kehidupan kita *ta'elaahh yeenn...*- Waktu sekolah dulu, saya sering berkomentar : enak yah jadi anak kuliahan, bisa bebas..
- Waktu kuliah dulu, saya sering berkomentar : duh pengen cepet gawe nih, punya kerjaan jadi bisa punya duit sendiri..
- Waktu sudah bekerja : duh pengen jadi anak SMA lagi deh.. Gak ada work deadline dsb..
- Di kala single : duh, pengen cepet merit..
- Di kala sudah merit : pengen punya anak dan bisa keliling Eropa..
- Di kala sudah senang dengan pekerjaan sekarang : pengen punya bisnis sendiri deh..
- blaaa..
- blaaa..
- blaaa..
Kalau sudah begitu, kapan kita bahagia-nya ? *gak bakal nyampe2 dungs* Jadi ikhlas-lah sama apa yang sedang kita alami sekarang. Dengan ikhlas, mudah-mudahan bahagia selalu menyertai kita kok. Ukuran kebahagiaan adalah hati kita sendiri yang menilai : sudah cukup.. sudah pas.. dan sudah cocok.. Dijamin, dengan keikhlasan cukup - pas - cocok tadi kita bisa bahagia.. " tOuch yOur heart, juSt feeL it.. "..cuma sekedar sharing sore hari..15.30 WIB pake baju ungu rambut mohawk gak jelas 
[pertanyaan khusus untuk para single] Pernah kah kalian merasakan 'sesuatu' dalam diri mendadak berubah, begitu kalian bertemu dengan seseorang yang kalian yakini akan menjadi kawan hidup sehidup semati.. *aicchh... [pertanyaan untuk para double] Sesudah kalian mengalami masa seperti tadi, apakah saat ini kalian masih membina apa yang pernah kalian rasakan itu.. *aiiicchhh lagiiii dehh.. Ini gara-gara sebuah percakapan ringan dengan seorang sahabat, "Yen.. Gue udah nemuin perempuan yang bener2 bisa gue cintai.. Selama ini you know, gue kan cuma sekedar suka-sukaan doang.."
Intinya, boro-boro ngomongin komitmen lah.. Lah, ini sudah beberapa hari kita berdiskusi.. Dan semakin saya bangga dengan sahabat saya itu.. Wah, ternyata dia bisa 'eling' setelah hatinya terketuk oleh seorang perempuan cantik dan baik hati.. Ta'elaaa...Hmm, komitmen.. Delapan huruf simple, dan 1 kata yang sulit untuk kita pahami.. Hmm, komitmen yah..Berkali-kali saya juga berfikir, apakah saya sendiri sudah paham 1 kata itu.. Pun di suatu masa saya pernah merasa seyakin-yakinnya diri. Sampai-sampai banyak dalam diri yang berubah, mendadak sholat tidak pernah putus, mendadak banyak berdoa dan lain-lain.. Itukah.. Kembali ke case sahabat saya itu, memang saya belum terlalu lama mengenal dia. Masih hitungan tahun kok.. Namun mungkin karena suatu masa yang pernah kami alami, jadi begitu dia memberi tahu niatnya tersebut, saya hanya mendelik.. *crink-crink.. apa iya.. Bla.. Blaa.. Blaa.. Dan dia begitu yakinnya atas keputusannya tersebut. Oh I'm so proud of you bro.. Masa-masa kemarin yang pernah kita semua alami, apakah hanya sebagai iklan? Ah, tidak jawabku.. Anggap saja masa-masa itu sebagai masa pembelajaran.. Selama kita menikmatinya, selama kita enjoy, dan selama kita mengganggap memang itulah hidup kita. Suka tidak suka, ya itulah yang sudah kita alami.. Tuhan punya rencana pada masing-masing hamba-Nya. Pun terhadap diri saya, dirimu dan dirinya.. Sekarang tinggal bagaimana kita menanggapinya dengan positive thinking dan ketulusan saja.. ..dedicated to a friend.. somewhere..
To know love is What life is all about To be in love is To possess something that Is beyond the reach of age or time To give love, to experience love Is to be rich in the days That give colour to each day And significance to each detail of our lives To share love with Someone wonderful is to know The fullest meaning of What happiness can be
 *sebuah copy paste, nemu tulisan ini di album nikah @ rumah Wida Bogor
Manusia bahagia bila ia bisa membuka mata Untuk menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti Manusia bisa bahagia bila ia mau membuka mata hati Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri Agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus Manusia tidak bahagia karena tidak mau membuka hati Berusaha meraih yang tidak dapat diraih Memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan
Tidak mau menerima dan mensyukuri yang ada Manusia buta karena hanya mencintai Seseorang yang melukai manusia itu sendiri Manusia buta, karena egois dan hanya memikirkan diri
Padahal, semua manusia memiliki peranan
Hebat dan nomor satu dalam satu hal, belum tentu dalam hal lain Mencinta satu orang belum tentu dicintai oleh orang lain Kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri Jikalau berharap dari orang lain Siaplah ditinggalkan, siaplah dikhianati Kita akan bahagia bila bisa menerima diri apa adanya
Mencintai dan menghargai diri sendiri Mau mencintai orang lain, dan mau menerima orang lain Percayalah kepada Tuhan, dan bersyukurlah kepadaNya
Bahwa kita selalu diberikan yang terbaik sesuai usaha kita Tak perlu berkeras hati Ia akan memberi kita di saat yang tepat apa yang kita butuhkan Meskipun bukan hari ini, masih ada esok hari
Berusaha dan bahagialah karena kita dicintai begitu banyak orang
.. sebuah copy paste ..
Banyak pria/wanita yang gagal bercinta hanya karena soal sepele: lelaki/perempuan-nya tidak sempurna. Padahal, kalau pria/wanitanya sempurna, apa lagi yang dapat pria/wanita itu lakukan?
Di sinilah kesalahannya, memandang pacaran atau pernikahan sebagai kebutuhan sosial,bukan pribadi, hanya lifestyle yang bisa dipamerkan : dan menolak ketaksempurnaan. No body's perfect, tak ada orang yang sempurna. Ungkapan itu bukan hanya digunakan sebagai pepatah dalam iklan kosmetik atau judul serial komedi situasi, melainkan harus dapat menjadi pandangan hidup Anda untuk memahami kelemahan orang lain. Termasuk calon pasangan hidup Anda.
Arti maupun realitas ungkapan nobody's perfect ini sangat tepat untuk mengingatkan setiap manusia agar selalu bersikap wajar, apa adanya, dan menerima orang lain seadanya. Pepatah itu sangat berarti untuk menggambarkan bahwa tak ada manusia di muka bumi ini yang diciptakan sempurna. Begitu juga untuk urusan cinta.
Misalkan saja dalam memilih pasangan. Janganlah terlalu tinggi menetapkan kriteria calon pasangan maupun pendamping hidup Anda kelak. Hal utama yang harus dilihat baik-baik justru diri sendiri. Sudah seperti apa diri Anda sekarang? Makin baikkah? Atau malah kian tak karuan?
Jangan menuntut orang lain sempurna jika Anda tak dapat menyempurnakan diri sendiri. Misalnya saja ada seorang wanita yang menyukai seorang pemuda, tapi karena faktor fisik yaitu ia tak tampan dan atletis,seperti imaji lelaki dalam iklan, lalu usahanya untuk berkenalan atau menumbuhkan kasih sayang,dihindari bahkan ditolak.
Sekarang ini banyak kaum Anda yang berusaha mendapatkan pasangan dengan tingkat intelejensia maupun materinya tak terpaut terlalu jauh. Jangan begitu! Memang wajar jika semua pihak menginginkan yang terbaik untuk mereka, apalagi untuk masa depan. Wajar saja jika selektif memilih pasangan, malah wajib dilakukan agar tak salah pilih dan menyesal di kemudian hari.Pertama kali yang harus ditanyakan adalah hati kecil Anda sendiri. Kedua, jangan sekali-kali tidak jujur pada diri sendiri. Ketiga, langsung saja tanyakan hal-hal berikut ini : setiap orang pasti menginginkan pasangannya mempunyai penampilan fisik bagus. Paras yang tampan-macho, bentuk badan atletis dan kaya. Tapi tanyakan dalam hati, apakah dia benar-benar criteria pasanganmua? Jika hatimu menginginkan orang yang biasa saja dalam berpenampilan, dan merasa lebih nyaman dengan itu, kenapa harus memaksakan diri dengan hal-hal seperti itu? Ingat, memiliki pacar, kekasih,atau suami,adalah kebutuhan pribadi, bukan kebutuhan sosial, yang menyangkut gaya hidup. Karena kebutuhan pribadi, Anda yang paling tahu siapa yang Anda inginkan. Bukan orang lain, orang tua atau teman-tetangga Anda.Lalu, jangan lupa melihat bagaimana si dia memberikan perhatian dan bagaimana caranya mengekspresikan perasaannya. Karena kalau dia 100 kali dalam sehari bilang "sayang" padamu tapi tidak pernah membuktikannya, apalah artinya rayuannya itu kalau bukan sekadar gombal belaka?Yang lainnya adalah memperhatikan bagaimana cara dia berinteraksi dan bersosialisasi dengan orang-orang di sekitarnya. Apakah dia tipe penyendiri,atau orang yang gemar berinteraksi dengan banyak orang? Lantas Anda sendiri suka dengan tipe yang bagaimana?Jangan lupa memperhatikan intelektualitasnya. Latar belakang pendidikan, kemauan belajar, kemampuan menganalisa, dan tingkat kreativitasnya. Yang Anda inginkan yang standar dan biasa-biasa saja, atau si pintar-jenius?Agama. Memang ini merupakan hal yang sangat prinsipil untuk sebagian besar orang. Bila percayai bahwa perbedaan agama akan menimbulkan banyak persoalan di kelak kemudian hari, jangan biarkan kesempatan untuk menerima yang tak seagama. Bahkan, jika seagama pun, pilihlah yang mempunyai tingkat spiritual yang sebanding. Jangan sampai dia rajin beribadah,sementara Anda hanya sekadar mendengar atau melihat belaka. Akan tetapi jika Anda termasuk orang yang tak menjadikan agama sebagai penghalang hubungan dan memandang semua agama itu sama baik dan terpuji seperti agama Anda, maka berusahalah untuk tetap berpegang teguh pada keyakinan itu, dan tanamkan pula pada diri pasangan Anda nantinya. Tokh, pada hakekatnya Tuhan itu satu, hanya manusianya saja yang terkesan terlalu membeda-bedakannya. Hal lain adalah komunikasi. Hal ini sangat rentan dalam suatu hubungan. Perhatikan selalu bagaimana bentuk komunikasi yang telah terjalin selama berkenalan dengan dia. Apakah nyambung atau mesti sering mengulang pembicaraan agar dia mengerti arah pembicaraan?Harus juga diperhatikan kondisi pekerjaan dan sisi finansialnya. Jangan menyebutkan diri seorang materialistis untuk hal ini. setiap manusia perlu materi, kan? Temukan sisi maupun tingkat kedewasaannya. Lihat bagaimana dia menghadapi semua kegiatannya, lihat juga bagaimana caranya menyelesaikan masalah, bagaimana caranya berinteraksi dengan rekan-rekannya. Jangan sampai dia mempunyai kedewasaan yang tak seimbang denganmu karena salah satu pihak akan merugi nanti! Kecuali jika salah satu dari kalian bertindak sebagai pengemong.Lainnya adalah keterbukaan soal seks. Hal ini perlu disimak dengan baik, nyatanya tak sedikit pasangan yang akhirnya memutuskan berpisah karena problem seks. Padahal hal ini tak perlu terjadi jika kedua belah pihak saling terbuka. Akan tetapi semua berbalik pada diri masing-masing. Apakah Anda lebih suka pasangan yang berpengalaman soal seks, atau justru buta seks atau, apakah Anda merupakan seorang yang menganggap seks tak perlu didiskusikan, dan hanya perlu dipraktekkan saja?Terakhir adalah punya hobi dan minat sama. Jika punya hobi dan minat sama,tak tertutup kemungkinan hal ini akan makin mendekatkan kalian berdua. Sebaliknya jika hobi dan minat terpaut terlalu beda jelas akan menjauhkan masing-masing pihak.Wah, rumit kan? Tidak, kok, karena semua itu dapat dikembalikan ke pertanyaan pertama: tanyakanlah pada hati kecil Anda, karena hati Andalah hakim yang paling baik. Iya, kan?
..sebuah copy paste
Tuhan selalu mendengar setiap niat baik kita.. Bersyukur dan nikmatilah.. Mohonlah.. Dan merunduklah..  - shubuh : 04.36 -
[1] Wahai energi yang sedang kulihat.. Sejauh aku memandangmu, hanya partikel-partikel kecil yang bersinar, menari-nari di depan mata sayuku. Indah sekali kau bertaburan, menyebar, namun kau tetap berada tersenyum manis kepadaku. Menyapaku, "Hi manis, U''ll get your luck in 2008". Dan "Amiinn..", bisikku sambil tetap beristighfar pelan memegang tasbih merahku. Bibir ini pelan namun pasti, berucap syukur atas indah dan kasih yang telah diberikanNya kepadaku. Kesehatan, kebahagiaan, rezeki dan segala hal baik yang senantiasa mengelilingiku, di setiap hari-hariku, bahkan di masing-masing detak jantungku. Sungguh kubersyukur atas bahagia dan cintaNya yang selalu kurasakan dalam hatiku. [2] Wahai energi yang sedang menari-nari menyapaku, katakan kepadanya sungguh aku merindukannya. Kau sungguh berarti di setiap hari-hariku, bagaikan tukang pos yang siap selalu 24 jam mengantarkan dan menyampaikan kasih kami, bolak balik tanpa kenal lelah. Di waktu tidurku, kau bangunkan aku dengan pesan berbentuk zat tak bernyawa dan tak berwarna, menyampaikan sayangnya kepadaku.. Saat ini di ketinggian puluhan ribu kaki dari tempat manusia berpijak, hanya ada kau wahai energi yang selalu mengintip menggodaku. Sudahkah kau sampaikan pesanku barusan? Aku diam bukan berarti aku tak peduli. Aku tak menyapa bukan berarti aku lelah. Aku tetap hidup, dan aku tidak kelu. Fisikku sedang belajar untuk tidak meledak layaknya kembang api yang semalam aku lihat memecah tahun. Namun batinku setiap saat bahkan setiap detik selalu meledak rindu dan sabar menanti hadirmu. Wahai energi yang baru saja mengetuk ragaku. Atas izinNya dan hanya kuasaNya lah pesanku dan pesannya tersampaikan. Di setiap tahajudku, dan di setiap doaku, mohonku selalu kupanjatkan. Kumerunduk pelan, kupasrahkan, dan kuikhlaskan. Allah SWT Maha Kuasa dan Dia Maha Tahu apa yang tidak kami ketahui.. flight MZ 775, seat 23E, Satu Januari Dua Ribu Delapan, menjelang sunset : di antara langit Sulawesi - Jawa
| |