Kalau mulanya rencana keliling Sumatra Barat ini hanya private trip, pasti deh enggak bakalan seseru ini..
Semakin banyak teman, ternyata semakin banyak keceriaan yang kita dapat..
Menikmati alam yang cantik.. dan menikmati persahabatan yang juga indah..
1 Februari 2007
Diundurnya jadwal keberangkatan kali akibat kendala teknis pada pesawat, ternyata tidak merontokkan niat kami untuk tetap menikmati keindahan Sumatra Barat yang memang terkenal keelokaanya.. Rombongan kami yang berjumlah 32 orang tersebut menyemarakkan pesawat Air Asia. Walaupun banyak yang masih malu-malu, tetapi karena baju PINK dan HITAM kebanggaan itulah yang memaksa kami untuk saling bergabung..
Pesawat berangkat pukul 12 siang, dan ternyata teman-teman kami yang baru saja turun dari Gunung Kerinci menyambut kami semua dengan ‘the great welcome duren’ di Bandara Internasional Minangkabau..
Rombongan dibagi dua, 28 orang dengan kendaraan bus travel yang dikoordinir oleh Sumatra on Beyond dan 7 orang rombongan Kerinci dengan kendaran Kijang Innova..

Titik pertama yang kami singgahi adalah air terjun Lembah Anai. Kalau orang Padang menyebutnya air mancur, berasal dari kata ‘air man-cucuar’.. Indah.. Kami menyempatkan mencuci muka di sini, katanya sih obat awet muda :p
Pas lagi lapar-laparnya, ternyata kami dipaksa makan sate padang Mak Syukur. Waahh… Bener-beneeerrr surprise banget. Boleh makan sepuasnya.. Boleh nambah sate dan minuman juice sepuas kami.. Wuiii…iii….ii…
Perjalanan sore itu langsung menuju kota Bukit Tinggi. Wah bener saja, ternyata cuaca yang tadi siang begitu terik dan panasnya, begitu masuk kota ini langsung mendadak sejuk. Rombongan langsung menuju Lubang Jepang dan Ngarai Sianok. Sebelum masuk Lubang Jepang, pemandu menjelaskan dulu kepada kami jalu-jalur yang ada di dalam lubang. Di dalam kami banyak dijelaskan ruangan-ruangan yang ada, dari mulai sejarahnya sampai penggunaannya saat ini yang sedang digalakkan untuk pariwisata.
Setelah dari Lubang Jepang, kami berjalan menikmati Ngarai Sianok yang cantiiikkk sekali.. Beberapa di antara kami menikmati dengan naik ke atas menara, biar mata lebih bisa jauh memandang ngarai yang elok iko..
Puas menikmati ngarai, bis kami merapat di Ambun Suri Hotel, yang ternyata hanya berjarak 200 meter dari Jam Gadang. Tanpa ba bi bu, kami semua langsung berjalan kaki ke Jam Gadang yang menjadi monument kebanggaan masyarakat Bukit Tinggi. Beberapa di antara kami ada yang langsung belanja di Pasar Atas – Bawah, dan beberapa ada yang sibuk foto-foto menikmati kota yang sejuk itu.
Setelah menikmati makan malam di hotel, kami kembali menuju Jam Gadang. Kami putuskan untuk menikmati malam yang sejuk itu dengan wisata kuliner di Kampung Cina.. Aduuhh, rasanya perut ini sudah tidak kuat. Tapi ada daya, karena kita ramai-ramai, semua dijejeli makanan dan minuman khas seperti teh telor, duren, cincau ijo kacang, martabak duren dan ketan kelapa duren.. Wah, semuanya fresh from the oven.. Seru banget.. Tour kami malam hari itu berakhir di Hotel Novotel.. (numpang foto-foto doang deh :p )
2 Februari 2007
Sarapan pagi kali ini penuh dengan celaan dari masing-masing peserta, gimana enggak.. Karena pagi ini ternyata kami harus memperkenalkan diri masing-masing, dan karena sudah kenal walaupun cuma sehari, tapi aura diri untuk saling cela dan mencela sudah tertanam.. Hehe.. Pagi itu kami dapet merchandise mini parfume dari Ralph Lauren / Giorgio Armani dan pouch handphone serta ballpoint dari XL… Terima kasiihhh… :))
Pukul 8 tepat bis kami bertolak langsung menuju Lembah Harau. Ternyata enggak jauh-jauh amet koq, tidak sampai dua jam ternyata kami telah sampai di tempat hijau nan cantik itu. Wuiiii… Keren bangeeetttt… Kanan kiri kami adalah bukit-bukit hijau dan tebing-tebing nan cantik, bombastis sekali.. Bis menurunkan kami di Echo Home Stay (yang keren itu), lalu kami trekking sejauh 1 km menikmati udara yang fresh melewati bukit dan tebing nan elok itu..
Sampai di air terjun, kami rehat menikmati kopi panas dan (again) makan dureeeennn…!!!
Puas dari Lembah Harau kami melanjutkan perjalanan ke Istana Pagaruyung.. Sayang, begitu sampai ternyata air hujan rintik-rintik menyapa kami semua. Tapi tak apalah.. Toh kami langsung masuk ke rumah gadang itu.. Di dalam kami membuat keributan, karena ternyata nyaris semua ingin pakai baju padang..!! Halaaahhh… Apalagi kalo bukan buat foto-foto.. Semuanya mendadak narcis.. :D
Di suatu tempat yang cantik ternyata bis kami harus berhenti karena ada kendala teknis. Ya sudah, kebetulan.. Jadi kami bisa sambil rehat dan menikmati kebun dan sawah nan cantiiikk… Apalagi kalau bukan trekking dan menikmati kaki tertelan tanah SumBar :p Untung tidak jauh dari tempat itu, kami bisa rehat di warung.. Makan sate padang, minum kopi hangat dan menikmati juice alpukat segar kami..
Menuju Danau Maninjau kami makan siang dulu di Restoran Sederhana Bukit Tinggi.. Waahhh.. Again and again, makan sepuasnya lagiiii… Andai makan enak sepuasnya ini kami lakukan setiap hari, wah pasti bakal gembul dot com deh.. :D
Untuk menuju Danau Maninjau yang elok itu, kami harus melewati Kelok 44.. Wah, baru belok kanan.. Sudah harus belok kiri lagi.. Seru.. Di sepanjang kelok itu banyak kami temui kera/beruk.. Kami sempat menikmati Kelok 37, pemandangan melihat ke bawah sana sungguh cantiikkk deh..
Sampai di bawah, kami beristirahat di Café Resto Zalino. Sore itu kami benar-benar menikmati sun set terindah di pinggir danau Maninjau, sambil menyeruput kopi hangat dan cemilan kami.. Ada yang sibuk foto-foto, ada yang sibuk menikmati angin cepoy-cepoy dengan merebahkan badan dan meluruskan kaki, ada yang berendeman kaki di air danau. Dan enggak lama, matahari turun dengan cantiknya.. Waktunya makan malam… Lagi ?? Oh nooooo…….. :p
Setelah kenyang karena (again) makan boleh sepuasnya itu, kami melanjutkan perjalanan ke kota Padang untuk bermalam di Pangeran City Hotel…
3 Februari 2007
Hari ini kami lebih santai.. Setelah menikmati sarapan pagi di hotel kami langsung wisata belanja keripik di toko oleh-oleh Sherly.. Wuii.. Semua ngeborong, ada yang sampai berkarung-karung deh kayaknya :D
Gerimis pagi itu tidak menyurutkan semangat kami untuk wisata ke Pulau Sikuai.. Setelah melihat kota tua di kota Padang, kami langsung menuju Pelabuhan Barau, untuk menyeberang menuju Pulau Sikuai… Yippeeeyyy…..!!!!
Wasyukurillah, di perjalanan 45 menit ke pulau Sikuai ternyata matahari mulai menampakkan sinar cerahnya.. Dan makin terang begitu kami merapatkan kapal di pulau cantik itu.. Duh, rasanya mata makin segar deh.. Apalagi di Sikuai Resorts kami disambut dengan welcome drink yang segarrrrr pula…
Kami semua langsung menikmati indahnya laut, dan birunya langit pulau Sikuai. Dan ternyata dari atas dermaga pun kami bisa langsung memandang ikan-ikan di bawah laut sana dengan sangat jelas.. Ho hooo.. Indah banget dunia ini… :))
Siang ini ternyata pilihan untuk menikmati makan siang tidak kami tanggapi, karena ternyata lebih penting trekking jalan-jalan keliling pulau Sikuai dulu.. Duhh, pemandangan yang sungguh ruarrr biasa indahnya.. Cantiiikkk sekaliiii.. Sejauh mata memandang laut biru bergradasi hijau, abu-abu, biru muda, dan putih.. Sejauh mata memandang yang namanya langit juga biruuuuuu dan teraaangg sekali… Pulau-pulau kecil nan hijau yang mengitari pulau Sikuai semakin menyegarkan mata kami. Walaupun siang itu udara panas karena matahari tidak malu-malu lagi menampakkan dirinya, tetapi semangat kami untuk berkeliling menikmati pulau cantik juga semakin bertambah…
Pulau Sikuai sudah memiliki trekking path di sepanjang pesisir pantainya. Jadi bagi tamu resort bisa menikmati jalan-jalan keliling pulau tanpa harus bersusah payah menerobos hutan.
Sehabis makan siang, tanpa dikomandoi kami semua di siang bolong itu langsung menikmati pantai dan laut di depan cottage kami. Air lautnya beniiing sekali.. Pasirnya juga putih bersih. Di seputar kami duduk, berseliweran binatang keong ‘umang-umang’. Dengan modal snorkel dan goggle, maka kami nikmati siang itu dengan memandangi alam bawah laut sana, mengejar ikan yang berwarna-warni dan beraneka model.. We do sun bathing, snorkeling & swimming.. :))
Menjelang sore, kami berkeliling pulau dengan kapal boat. Dari pulau Sikuai kami menuju pulau Sonjong, sekitar 15 menit perjalanan. Dari atas kapal, bisa terlihat jelas dasar laut. Airnya hijau kebiruan dan sangat jernih. Sampai di pulau Sonjong kami pun langsung riang gembira. Apalagi begitu menginjakkan kaki di pasir putih itu.. Kami juga snorkeling, swimming & off course doing bikini party there..!! :D
Puas guling-gulingan di pulau tak berpenghuni itu, kami bergerak pindah ke pulau kecil lainnya untuk menikmati sun set. Ada yang duduk-duduk di pinggir pantai, ada yang berenang ke sana ke mari, ada yang ke tengah laut untuk menikmati ikan dan karang..
Sampai di pulau Sikuai, ternyata beberapa teman juga masih menikmati sun set di Sunset Plaza, salah satu titik tertinggi di pulau Sikuai untuk menikmati sun set yang ranca’ banaaa… Malam itu kami berenang di swimming pool di resort. Menyenangkan sekali bisa menikmati hidup..
Malam hari setelah acara makan malam, kami semua disuguhkan acara games dengan hadiah-hadiah menarik dari XL, Ralph Lauren, Giorgio Armani, dan Microsoft. Yang tadinya mata keriyep-keriyep karena mengantuk, berubah menjadi ceria. Yang ada tawa malam itu memecahkan malam, semua bersenang dan semua bergembira kegirangan..
4 Februari 2007
Bangun pagi langsung melaut.. Ada yang berenang dan snorkeling di depan cottage.. Ada yang keliling pulau dengan kapal boat.. Ada yang trekking keliling pulau.. Ada yang sibuk foto-foto.. Pagi dan siang itu acara suka-suka, untuk mengulangi keriangan di hari sebelumnya.. Indah sekali hari ini. Cuaca cerah dan langit biru terang benderang..
Pukul 1 siang tepat kapal kami bertolak meninggalkan pulau Sikuai. Kami benar-benar menikmati pemandangan laut sepanjang pulau Sikuai dan daratan Sumatra. Banyak pulau-pulau kecil yang hijau dan berpasir putih dan sepanjang mata langit biru dan indah. Dari kapal kami sempat menikmati pemandangan air terjun di salah satu bukit.. Ranca’ banaaaa…
Sampai di pelabuhan Barau, bus kami sudah menjemput. Titik selanjutnya adalah kota Padang, untuk menikmati es duren di ‘Es Durian Ganti Nan Lamo’ di Jl.Pulau Karam. Uenaakk tenaaannn… Sampe merem melek lah.. Tidak cukup 1 mangkok (padahal ukuran mangkoknya sudah besar), beberapa kawan (termasuk saya :p ) memesan tambahan es & juice duren lagi.. :D
Sore itu kami langsung bertolak menuju Bandara Internasional Minangkabau. Melepaskan keceriaan di ranah Minang untuk kembali ke peraduan masing-masing di Jakarta. Di sepanjang perjalanan satu setengah jam lebih di pesawat, semua saling berbagi, dan semua saling tertawa.. Berisik banget deh pokoknyah..!! Hehee…
Indahnya tanah Sumatra Barat..
Semakin indah karena persahabatan yang telah terjalin..
Dan jauh semakin indah karena rasa persaudaraan yang telah terbentuk kemarin ini..
Semoga akan selalu bersama dan selamanya..
Salam,
.y.e.y.e.n.
Klik foto-foto indahnya di :
Beutiful Lembah Anai
Lubang Jepang & Ngarai Sianok
Wisata Kuliner @ Bukit Tinggi
Fresh & Green Lembah Harau
Pagaruyung yang Ranca' Bana
Danau Maninjau nan Elok
Amazing Sikuai Island